Samarinda   – Hujan gerimis mengguyur pagi di kantor Karantina Samarinda dan sekitarnya. Namun, apel pagi yang sudah membudaya tetap dilaksanakan. Di sela-sela amanat pembina apel, terlihat dua orang pemuda-pemudi menunggu dengan membawa sebuah kotak di tangannya. Kotak misterius itu menjadi perhatian petugas selesai apel pagi.

  

Cici, seorang petugas Karantina Samarinda menyapa dengan ramah, “Ada yang bisa dibantu Mas?”

Si pemuda pun menjawab dengan senyum, “Ini Bu, saya mau kirim ular.”

Rupanya, pemuda tersebut akan mengirim ularnya ke Jakarta.

Petugas karantina lakukan pemeriksaan dokumen dan fisik pada ular yang akan dilalulintaskan tersebut. Ular tersebut dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan yang sah dari Dinas Peternakan Kota Samarinda, yang menyatakan hewan dalam keadaan sehat. Pada pemeriksaan fisik, petugas memeriksa apakah ada luka ataupun ektoparasit pada kulit ular. Selain itu, tidak ditemukan adanya HPHK pada ular sehingga dinyatakan sehat dan dapat dilalulintaskan.

SobatQ, banyaknya jenis reptil yang didomestikasi dan dikembangbiakan merupakan satu tantangan bagi petugas karantina untuk memastikan kesehatan dan bebas terhadap HPHK sebelum dilalulintaskan. Semangat dan pengetahuan petugas Karantina harus selalu ditingkatkan.

#LaporKarantina🐕🍎
#KarantinaSamarinda