Samarinda – Seorang pria terlihat membawa enam box misterius menuju konter pelayanan Karantina Samarinda siang ini. Hendra, petugas Karantina yang bertugas pun menyapa, “Ada yang bisa saya bantu pak?”

Percakapan pun terjadi. Ternyata ada seseorang yang akan melalulintaskan leopard, lebih tepatnya adalah leopard gecko atau geko tutul. Panik? Nggak dong….

Leopard gecko atau Eublepharis macularius adalah sejenis tokek yang hidup di permukaan tanah dan aktif pada malam hari. Leopard gecko dianggap sebagai salah satu hewan yang umum di industri reptil saat ini. Ukuran Leopard gecko dewasa dapat mencapai panjang sekitar 8 atau 9 inci, dengan warna kuning dengan bintik-bintik cokelat. Bukan hanya mudah dipelihara, leopard gecko juga relatif mudah dibiakkan.

  

Petugas karantina melaksanakan tindakan karantina yaitu pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan fisik. Untuk pengiriman reptil, Karantina Samarinda mempersyaratkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dinas yang membidangi kesehatan hewan di daerah. Setelah dilakukan pengecekan dokumen dan dinyatakan lengkap dan sah, petugas juga melakukan pemeriksaan fisik pada geko tersebut.

Geko yang akan dilalulintaskan berjumlah sembilan ekor dengan jenis yang sama, namun ukuran yang berbeda. Secara fisik, geko yang sehat tidak terdapat luka dan lendir di hidungnya. Kesembilan geko ini rupanya memenuhi persyaratan ini dan dinyatakan sehat.

SobatQ, sebagai petugas karantina kita memiliki tanggung jawab dalam memastikan kesehatan hewan yang akan dilalulintaskan. Selain itu, pastikan kita melayani pengguna jasa dengan ramah sehingga pengguna jasa pun merasa senang dan tidak segan untuk selalu lapor kepada petugas Karantina.

#LaporKarantina🐕🍎
#KarantinaSamarinda